SELAMAT DATANG


widgets

Sabtu, 17 Januari 2015

Pidato Bahasa Indonesia = Zakat, Infaq dan Shadaqah Solusi Pemberantasan Kemiskinan



السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الذي أمرنا أن نهتم بالفقراء والمساكين والصلاة والسلام على سيدنا محمدخاتم الأنبياء والمرسلين وعلى اله وصحبه أجمعين أما بعد
Alhamdulillah, tiada kata yang paling indah kecuali syukur kita kepada Allah, yang maha pengasih yang kasih nya tidak pernah pilih kasih. Yang maha penyayang yang kasih sayangnya tidak pernah terbilang kepada hamba-hambanya yang beriman.
Shalawat serta salam semoga senantiasa selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad SAW Nabi yang telah meletakkan konsep Islam dengan unsur keseimbangan dalam pemberdayaan lewat pengeloaan dan pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah.
Dewan hakim serta hadirin yang kami hormati
Pada dasarnya ada tiga konsep yang berkaitan dengan pemanfaatan harta benda.                       
1.   Komunis dengan prinsip mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan  individu, tiap-tiap individu tidak memiliki kemerdekaan dan hak kepemilikan sehingga menguntungkan si miskin namun kerugikan bagi si kaya.  
2.   Kapitalisme dengan prinsip menitik beratkan kepentingan individu di atas kepentingan masyarakat, akibatnya lahir “the rich richer and the poor poorer”. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin:
القوي يأكل الضعيف والعالم يأكل الجاهل
Artinya: Yang kuat memakan yang lemah, yang pintar memakan yang bodoh.
Dalam polemik tersebut maka muncul konsep yang ke 3 yaitu konsep Islam dengan unsur keseimbangan dalam pemberdayaan:
كي لا يكون دولة بين الأغنياء منكم
Agar harta kekayaan tidak hanya bergulir di antara orang-orag kaya di antara kamu sekalian. Tapi dirasakan pula oleh kaum dhu’afa. Prinsip tersebut diantaranya diaplikasikan melalui pelaksanaan zakat, infaq dan shadaqah. Karena itulah Zakat, infaq dan shadaqah sebagai solusi pemberantasan kemiskinan adalah tema yang akan kita uraikan pada kesempatan kali ini. Dengan landasan surah At-Taubah : 103

Yang Artinya : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Hadirin Ma’asyral Muslimin Rahimakumullah…
Imam Ibnu Jarir dalam tafsirnya: Aththabary mengatakan ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan permintaan Abu Lubabah beserta kedua temannya kepada Rasulullah Muhammad SAW seraya berkata: “Ya Rasulullah, ini harta benda kami sedekahkan atas nama kami dan mintakanlah ampunan bagi kami!”. Lalu Rasul menjawab: “Aku tidak diperintah Allah untuk menerima harta sedikitpun”. Berkenaan dengan hal tersebut, turunlah perintah Allah untuk menerimanya sebagaimana terangkai dalam surah At-Taubah ayat 103 tadi terutama pada kalimat خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ. Kalau kita kaji lebih mendalam kalimat خُذْ yang artinya ambillah, disamping menunjukkan sighat Amr atau perintah, juga mengisyaratkan agar dibentuk lembaga pengelola zakat, wakaf dan infaq yang professional dan proporsional. Kenapa demikian? Pertama, karena sadar membayar zakat itu hanya sedikit orang. Kedua, mengisyaratkan agar amilin memiliki manajemen yang bagus dalam mengelola zakat, infaq dan shadaqah.
Lalu apa hikmah zakat bagi seorang muzakki? Ayat tadi menjelaskan : Pertamaتطهرهم yaitu untuk membersihkan harta dari hak-hak fakir miskin, orang yang tak berharta, orang yang terbaring di pinggir-pinggir jalan yang tiap hari merasakan pekik getirnya kehidupan, hanya isak tangis yang ia rasakan.
Kedua, وتزكيهم yaitu membersihkan diri dari penyakit tamak bin rakus, dan serakah. Penyakit ini yang harus kita bersihkan dari dalam hati, sebab jika kehidupan manusia dilanda penyakit ini maka akan lahir hartawan berjiwa Qarun, pengusaha bermental Za’labah, penguasa berotak Fir’aun, fungsinya bukan pelindung rakyat tapi pemeras, penindas, bahkan perampas hak-hak rakyat.
Fungsi yang ketiga, سكن لهم yaitu ketenteraman jiwa bagi mereka maksudnya dengan zakat, infaq dan shadaqah jiwa akan tenang.
Tapi sebaliknya, jika para aghniya’, para konglemerat enggan membayar zakat, enggan untuk infaq, dan enggan untuk bersedeqah maka suatu negara bisa kiamat, walau gedung bertingkat, walau mobil makin mengkilat, dijamin rakyat sulit berdaulat apalagi jikalau pejabat sudah jadi penjahat, menyikat uang rakyat, jelas bangsa bisa kiamat. Na’udzubillah mindzalik. Padahal Rasulullah saw telah mengancam :
ليس المؤمن الذى يشبع وجاره جائع إلى جنبه

Artinya:
Bukan termasuk orang mukmin, orang yang hidupnya kenyang sendirian sementara tetangganya hidup dalam kelaparan
Dengan demikian, orang kaya yang tidak peduli dengan nasib kaum dhu’afa, konglomerat yang acuh terhadap kaum melarat, pejabat yang صم بكم عمى tuli, bisu dan buta terhadap nasib rakyat, bukan saja mencerminkan orang yang jahat, tetapi mencerminkan orang yang tidak beriman dan orang seperti ini harus minggir dari Negara kita tercinta ini. Sebab Negara kita Indonesia akan jaya apabila dipimpin oleh orang-orang yang peduli dengan nasib kaum dhu’afa.
Oleh karena itu, semangat zakat, infak dan shadaqah wajib kita aplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Timbul pertanyaan, kepada siapa zakat itu diberikan? Sebagai jawabannya kita renungkan firman Allah swt dalam al-Qur’an Surat al-Taubah ayat : 60

Yang Artinya : “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana
Hadirin Rahimakumullah….
Ayat tersebut diawali dengan  إنما dalam ilmu balaghah merupakan أداة القصر yang berfungsi untuk mensfesifikasikan. Ayat tersebut merupakan deskripsi Allah swt tentang skala prioritas penerima harta zakat, yaitu الفقراء والمساكين orang-orang fakir dan miskin. Lalu bagaimanakah kaitannya dengan kondisi Bangsa kita saat ini? Prof. Sukirman menyatakan lebih dari 23 juta penduduk indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, apalagi setelah terjadinya krisis moneter, korban PHK dimana-mana, sulit mencari lapangan kerja, kemiskinan semakin membengkak. Akibat kemiskinan ini sesuai pernyataan Rasulullah SAW:
كاد الفقر أن يكون الكفرا adalah dapat menyebabkan kekufuran. Dr. Ismail Raj’i al-Faruqi, derektur lembaga pengkajian Islam internasional mengatakan bahwa “ kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan merupakan tiga permasalahan besar yang melanda ummat islam saat ini, namun diantara ketiganya, kemiskinan merupakan yang paling berbahaya. Sebab kebodohan dan keterbelakangan muncul akibat dari kemiskinan. Tidak sedikit saudara kita yang menjual akidah hanya untuk mempertahankan hidupnya. Bahkan akibat kemiskinan, tidak sedikit gadis-gadis kita yang menjual kehormatannya untuk medapatkan sesuap nasi. Na’udzubillah.
Kesimpulan
Ada tiga hal yang harus kita lakukan berkaitan dengan kewajiban zakat, infaq dan shadaqah:
Pertama. Kita harus mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah dan memasyarakatkan gerakan sadar zakat.
Kedua, kita harus membentuk lembaga zakat yang professional. 
Ketiga, Kita harus memberdayakan zakat, infaq dan shadaqah untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf bila terdapat kekurangan, terima kasih atas semua perhatian.
والله المستعان إلى أحسن الحال

Download Al-Qur'an Digital Gratis

Assalamu'alaikum googlers,pada kesempatan ini kami akan posting Al-Qur'an Digital untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT secara praktis dan mudah yang wajib ada di pc/laptop kita. silahkan download dibawah ini
via 4shared DOWNLOAD
via ziddu DOWNLOAD

Demikian posting kami kali ini, nantikan posting kami selanjutnya...
Thank's guys...

Adista_Ditinggal Lagi

Intro:G D Em C D

G                                            D
Kau pergi tinggalkan aku , tak pernah bilang bilang kepadaku
  Em                                    C         D
Kau hanya bisa sakiti perasaanku
G                                          D
Jauhnya kau tinggalkanku, sampai sampai kau tak pernah perduli padaku
Em
Padaku...
G                                               D
Ku mencintai dirimu kekasih, tapi mengapa kau tinggalkan diriku
Em                                             C
Kau tinggalkan kedua kalinya, sakit hati ini...
G                                                  D
Mengapa kau selalu sakiti aku, tak pernah bisa mencintai diriku
Em                                                      C
Tak pernah mengerti perasaanku, sakit hati ini...

      G
*  Jauh....
      D
    Kau tinggalkan....
      Em
    Diriku...
      C
    Sendiri....
         G
    Tak pernah...
      D
    Kusesali....
         Em
    Kau tinggalkan....
        C
    Diriku....
                 G
Reff:  Kau pernah bilang padaku kau takkan tinggalkanku
                 D
          Kau bilang padaku kau bilang padaku
                  Em
         Semua ahnya dusta semua hanya dusta
                  C                                         D
         Kini semua berlalu tanpa ada dirimu...
G         D
Kau tinggalkan aku...
Em
Sakiti aku...
C
Dustai aku...
D
Dustai aku...
G                  D
Kau selalu tinggalkan...
               Em
Diriku sendiri
               C
Yang sedih disini
                D
Disini sendiri....

Back To : *, Reff

Para pecinta gitar silahkan riquez Chord lagu andalan kalian...poskan dikmentar ya...

Pidato Bahasa Indonesia = Pemuda dan Pembangunan Masa Depan



السلام عليكم ورحمة الله و بركا ته
الحمد لله الذى جعل كل شيئ  فى  أيدي الشباب و الصلا ة  و السلام على ر سول الله سيدنا محمد وعلى آله و صحبه ذوى الخير و الألقاب أمابعد
Alhamdulillah, tiada kata yang paling indah kecuali syukur kita kepada Allah, yang maha pengasih yang kasih nya tidak pernah pilih kasih. Yang maha penyayang yang kasih sayangnya
tidak pernah terbilang kepada hamba-hambanya yang beriman.
Shalawat serta salam semoga senantiasa selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad SAW Nabi yang senantiasa menjadi contoh teladan bagi kita semua terutama kepada Generasi muda Islam yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang.

Dewan hakim serta hadirin yang kami hormati
Masa muda merupakan masa  yang  penuh   harapan,  penuh  dengan  cita-cita dan penuh dengan romantika kehidupan yang sangat indah. Darah muda adalah darahnya para pemuda. Keindahan masa muda dihiasi dengan bentuk fisik yang masih kuat, berjalan masih cepat, pendengaran masih akurat, pikiran masih cermat, kulit wajah indah mengkilat, walaupun banyak jarawat, tetapi tidak gawat karena masih banyak obat ditoko-toko terdekat, oleh karena itu pantas bila para pemuda dan para remaja merupakan salah satu penentu maju dan mundurnya suatu Negara. Sebab terbukti sejak dahulu kala hingga saat ini dan sampai yang akan datang sesuai dengan fitrahnya, pemuda merupakan tulang punggung suatu Negara, penerus estafet perjuangan terhadap bangsanya. Sebagaimana syekh Mustofa al-Ghalayni seorang pujangga Mesir berkata :
إن فى أيدي الشبان أمر الأمة وفى أقدامهم حياتها
Sesungguihnya pada tangan-tangan pemudalah urusan umat dan pada kaki-kaki merekalah terdapat kehidupan umat
Mengingat betapa pentingnya pemuda dan pembangunan bangsa, maka pada kesempatan yang baik ini kita akan membicarakan pemuda dan pembangunan masa depan bangsa, dengan landasan al-Qur’an surat an-Nisa ayat : 9



Yang Artinya : “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar


Hadirin Ma’asyiral Muslimin Rakhimakumullah…..
Ibnu katsir dalam tafsir Alquranul 'Azhim menyebutkan bahwa menurut riwayat Ibnu Abbas, ayat ini turun berkenaan dengan seorang orang tua yang mewasiatkan kepada anaknya wasiat yang akan membawa kemudaratan bagi dia. Maka Allah Swt. memerintahkan kepadanya untuk merubah wasiatnya kepada ketakwaan kepada Allah dan kebaikan
Bila diperhatikan, ayat ini diawali dengan kalimat  |·÷uø9ur kalau dikaji lebih mendalam, secara semantik :
الواو واوالعطف، والام لام الأمر، يخش فعل المضارع مجزوم بلام
Istinbatnya, |·÷uø9ur adalah sighat amr, kaedah usul fiqhi mengatakan :
الأصل في الأمر للوجوب
pada dasanya setiap perintah menunjukkan kewajiban
Oleh karena itu wajib bagi saya, saudara dan kita semua merasa takut jika meninggalkan anak-anak, keturunan dan generasi yang lemah. Prof. Dr. BJ. Habibi mengatakan setidaknya ada lima kelamahan yang harus kita hindari, yakni lemah harta, lemah fisik, lemah ilmu, lemah semangat hidup, dan yang sangat ditakutkan adalah lemah akhlak.

Hadirin yang dimuliakan Allah.
Membiarkan generasi penerus yang lemah, sama artinya dengan mendidik anak menjadi geneasi yang miskin; miskin harta, miskin Ilmu, miskin hati dan miskin agama? Apakah generasi lemah seperti ini nanti yang akan diharapkan memegang tongkat estafet masa depan????
Maka tidak heran jika pada ayat tadi Allah menyuruh kita untuk takut jika meninggalkan generasi dibelakang kita generasi yang lemah, karena generasi yang lemah ini akan menjadi sandungan bagi kita untuk melaporkan hasil kerja kita selama di dunia, mereka akan bersaksi bahwa pendahulu merekalah yang telah membawa mereka ke dalam kelemahan.

Hadirin yang dirahmati Allah.
Sejarah mengajarkan kepada kita semua selaku remaja dan pemuda saat ini dan yang akan datang agar memiliki semangat juang yang tinggi serta tanggung jawab yang penuh terhadap kelangsungan Nusa Bangsa dan Agama yang kita anut saat ini, sebab شبان اليوم رجال الغد The Young today is The leader tomorrow pemuda hari ini adalah jago-jagonya pemimpin yang akan datang. Betul……………!
Dengan demikian hadirin, islam tidak mengenal istilah pemuda pengangguran, pemuda mejeng, pemuda nangkring, tapi yang diinginkan oleh islam adalah pemuda-pemuda yang agresif, inopatif, progresif, dan produktif. Dan pemuda seperti ini tidak mungkin diharap dari pemuda yang lemah.
Sebagai contoh bagi remaja dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa, mari kita renungkan firman Allah swt dalam al-Qur’an surat al-Kahfi ayat : 13

Yang Artinya : “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita Ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk.
Hadirin Rakhimakumullah                                                                                                                              Imam Ali as-Shabuni dalam kitab Sofwatut tafasir memberikan syarahan terhadap ayat tersebut dengan redaksi :
نحن نقص عليك يا محمد خبرهم العجيب على وجه الصدق بلا زيادة ولا نقصان
yaitu kami kisahkan kepadamu wahai Muhammad berita aneh mereka menurut perjalanan yang benar tidak ditambah dan tidak dikurangi sedikitpun”.
Dengan demikian, ayat tersebut merupakan khabariyyah ilahiyyah, suatu berita dari Allah swt. Isi beritanya adalah kisah tentang pemuda Ashabul Kahfi. Ashabul kahfi dapat kita jadikan uswah, terutama bagi remaja dan pemuda selaku generasi penerus bangsa. Ashabul kahfi merupakan symbol personifikasi pemuda-pemuda beriman dan teguh pendirian, kuat mempertahankan iman, pemuda-pemuda gagah yang pandai mempertahankan akidah dan pemuda-pemuda idaman pintar membela keyakinan. Mereka lebih baik mati berkalang tanah dari pada mati bercermin bangkai.
Oleh sebab itu sebagai remaja dan pemuda selaku generasi penerus bangsa mari kita singsingkan tangan, langkahkan kaki ke depan, kerja dan bekerja. Jika sikap ini yang diaflikasikan oleh para remaja dan pemuda kita, maka Allah akan menjamin keberkahan bagi bangsa kita tercinta ini.
Sebagai kesimpulan Setidaknya ada lima olah yang harus pemuda kerjakan yakni:
  1. Olah rasa agar iman melekat,
  2. Olah rasio agar ilmu meningkat,
  3. Olah raga agar badan sehat,
  4. Olah usaha agar ekonomi kuat, dan
  5. Olah kinerja agar produktifitas meningkat.
Hadirin………. jikalau lima potensi ini sudah melekat pada remaja dan pemuda sebagai generasi bangsa maka generasi penerus bangsa dapat melanjutkan estafet perjuangan yang meraih prestasi gemilang pada masa yang akan datang. Amin ya rabbal alamin…
Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf bila terdapat kekurangan, terima kasih atas semua perhatian.
Wassalamualaikmu warahmatullahi wabarakatuh